mpotop88 link

    Release time:2024-10-07 21:47:58    source:37 erek2   

mpotop88 link,erek2 tomat,mpotop88 linkJakarta, CNN Indonesia--

Media Israel memprediksi masa depan Iransepeninggalan dari Presiden Ebrahim Raisi.

Kematian Presiden Raisi beserta Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian menyisakan sejumlah teka-teki terkait masa depan Iran.

Lihat Juga :
Pemimpin Dunia Turut Berduka usai Presiden Iran Tewas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, kunci dari pemegang keputusan berbagai kebijakan masih bergantung kepada Ayatollah Khamenei.

"Presiden Republik Islam adalah pelaksana, bukan pengambil keputusan," ujar direktur United Against Nuclear Iran, Jason Brodsky.

"Jadi kebijakan Republik Islam, dasar dari kebijakan tersebut, akan tetap sama," lanjutnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Jerusalem Post yang merilis pernyataan seorang dosen dari Reichman University, Dr Meir Javendanfar.

Javedanfar lantas menyebut bahwa kejadian tragis tersebut tidak berdampak apapun terhadap perubahan pemerintahan Iran.

Mantan penasihat keamanan nasional Iran, Yaakov Amidror juga mengatakan bahwa, pada segala keputusan terhadap kebijakan Iran pada akhirnya akan bertumpu pada sang pemimpin tertinggi Ayatollah Khamenei.

Lihat Juga :
BREAKING NEWSIran Resmi Umumkan Presiden Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Heli

Raisi yang diyakini sebagai penerus dari Khamenei harus mengalami kejadian tragis usai meresmikan sebuah bendungan di dekat perbatasan Azerbaijan.

Amidror melihat bahwa Raisi dipandang menonjol di komunitas internasional hanya karena sebagai penerus Khamenei serta memiliki pandangan yang ultrakonservatif.

"Satu-satunya hal yang membuatnya menonjol" adalah sejumlah peneliti Iran di luar negeri percaya bahwa ia adalah "calon penerus," tambah Amidror.

Hingga kini, Wakil Presiden Iran pertama Mohammad Mokhber bakal mengambil alih pemerintahan sementara.

Lihat Juga :
Mohammad Mokhber, Presiden Sementara Iran Pengganti Raisi

Teheran juga menyebut bahwa pemerintah akan terus menjalankan tugasnya sebaik mungkin tanpa ada gangguan dari pihak manapun.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab dari jatuhnya helikopter yang ditumpangi Raisi dan beberapa pejabat Iran lainnya. Pihak berwenang dan tim SAR Iran pun sedang melakukan penyelidikan dan pencarian lebih dalam untuk menguak dalang dari peristiwa tragis tersebut.

Insiden kecelakaan helikopter yang menyebabkan Raisi meninggal turut menjadi sorotan sejumlah media Israel.

Pasalnya, hubungan Iran dan Israel saat ini semakin panas. Kedua negara bahkan terlibat konfrontasi langsung dengan serangan-serangan roket hingga drone.

Serangan roket dan drone Iran ke wilayah Israel sebagai balasan atas kematian jenderal militer negara itu setelah Israel merudal konsulat jenderal Iran di Suriah. Iran kemudian membalas dengan serangan-serangan drone ke wilayah Isfahan.

(val/bac)